Latar Belakang Multiple Intelligence

Posted: 14 Februari 2010 in Multiple Intelligence
Tag:,

Kembangkan kemampuan anak didik kita, kuburlah ketidakmampuan mereka…

Bagi para pendidik, termasuk guru dan orang tua, istilah Multiple Intelligence bukanlah hal baru. Sebelum kita mengenal Multiple Intelligence, kita mengenal tes IQ yang diciptakan oleh Alfred Binet  pada tahun 1905. Tes  ini memberikan opini kepada masyarakat bahwa kecerdasan itu dapat diukur secara obyektif dan dinyatakan dalam satu angka yaitu nilai IQ.

Tahun 1963, Prof. Samuel Kirk dari University of Illinois Chicago Amerika  mendirikan The Association for Children with Learning Disabilities. Kirk mengembangkan konsep bahwa anak harus ditemukan kelemahannya, dan diberi label : LD, ADD, dan ADHD.

Kemudian pada tahun 1983 muncullah Howard Gardner seorang psikolog dari Harvard University yang mempersoalkan tentang makna “kecerdasan” dan validitas tes IQ serta labelisasi Disability Learning. Gardner mengemukakan beberapa kritik dan alasan mengapa Multiple Intelligence-lah yang cocok diterapkan untuk mengembangkan kemampuan seorang anak didik.

Baca juga artikel lainnya :
  • Pengertian Multiple Intelligence
  • Kritik Terhadap Tes IQ
  • Mengenal 8 Kecerdasan Anak
  • Cara Mengetahui Kecerdasan Anak
  • Ciri-Ciri Dari 8 Kecerdasan Anak
Komentar
  1. nanang mengatakan:

    bagaimana penjelasan ld, add & adhd samuel kirk?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s