Tindakan Saat Anak Anda Agresif

Posted: 26 April 2009 in Pendidikan Anak
Tag:,

Saat anak menunjukkan rasa marahnya dan mulai menjurus kepada perilaku agresif, seperti memukul, merusak bahkan sampai melukai dirinya dan orang lain, anda sebagai orang tua harus segera melakukan sesuatu.

Berikan contoh-contoh kepada anak tindakan apa saja yang dapat dilakukan ketika anak merasa kecewa dan sedih sehingga ia tidak sampai melakukan tindakan agresif. Misalnya dengan meninggalkan arena bermain sejenak dan “mengatakan aku tidak mau main lagi” Jelaskan kepadanya, tindakan seperti memukul tidak akan menyelesaikan masalah, bahkan dapat memperburuk keadaan.

Ketika anak menunjukkan sikap bersahabat saat bermain bersama, beri pujian padanya. Katakan bahwa anda menyukainya bermain secara bergiliran. Anda bisa sambil memberikan pengertian kepadanya apa itu persahabatan dan apa itu permusuhan dan jelaskan akibat-akibatnya bahwa persahabatan itu dapat memberikan keuntungan dan permusuhan akan mendatangkan kerugian dan malapetaka.

Pada dasarnya anak-anak membutuhkan pujian. Jangan lupa katakan secara khusus tindakan apa yang anda puji darinya. Semakin sering anak dipuji, maka akan semakin baik perilaku anak anda. Coba deh !

Menggunakan teguran dapat dilakukan orang tua agar anak dapat memahami dan mengetahui alasan mengapa anda melarang suatu tindakan yang ia lakukan. Ketika kita menegur, hal yang harus diperhatikan adalah bahwa teguran harus meliputi larangan (misalnya “jangan memukul!”) kemudian berikan alternatif selain memukul (misalnya “jika kamu marah dan kecewa saat bermain, tinggalkan teman-temanmu.”), selanjutnya berikan alasan mengapa ia dilarang (misalnya “ pukulan itu dapat melukai dan menyakitkan.”).

Ketika anak masih sulit dikendalikan, tindakan terakhir adalah lakukan pengucilan terhadapnya dengan tujuan untuk menghindarkan dirinya dari kemungkinan interaksi sosial dalam jangka waktu tertentu (dalam hitungan menit).

Tindakan yang penting juga adalah jangan mengungkit tindakan agresif anak pada masa lalu. Karena hal ini akan membuat anak merasa sedih dan malu. Selain itu, satu hal yang juga penting adalah jangan melakukan tindakan agresif untuk menghentikan tindakan agresif anak dan jangan marah untuk menghentikan kemarahan anak.

Komentar
  1. riska mengatakan:

    jazaakillah ya, bu… Putra saya (2 thn 3 bln) saat ini kadang2 bersikap agresif.. memukul, menumpahkan air ke orang lain.. kadang2 membuat saya ingin marah, bahkan kadang memberi hukuman fisik (seperti mencubit).. saya sadar sikap seperti itu tidak baik, tapi gimana lagi.. saya kesel banget..

  2. Hai..salam kenal..nama saya Kak Zepe.
    Saya juga punya sebuah blog yang membahasa segala sesuatu tentang dunia anak.
    Khususnya tentang lagu anak-anal..
    Kalau mau tahu lebih lengkap, silakan bergabung di blog saya.
    Ada di

    http://lagu2anak.blogspot.com

    Sekalian ikut serta dalam mengembangkan lagu anak di tanah air yang kian merosot…
    Mohon dukungannya untuk mensukseskan gerakan ini.
    Salam cinta lagu2anak…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s