Membaca secara cepat (Speed reading) adalah suatu metode untuk meningkatkan kecepatan membaca dengan tidak menghilangkan pemahaman dari isi tulisan tersebut.

Membaca cepat atau istilahnya Speed Reading sangat diperlukan bagi orang yang ingin memahami lebih banyak dari artikel atau buku dalam waktu singkat. Hal ini juga diperlukan demi memenuhi tuntutan belajar di Perguruan Tinggi yang membutuhkan tindakan efisien dalam belajar dengan waktu yang singkat.

Beberapa teknik membaca cepat Baca entri selengkapnya »

Liburan semester ganjil ini cukup seru. Bersama KPI, dalam tiga hari ini kami banyak disuguhi materi, banyak disuguhi ilmu dan bertaburan bintang-bintang. Selain itu banyak keterampilan-keterampilan yang dapat menunjang bertambahnya kualitas diri. Mulai dari Speed Reading, Mind Maping dan Super Memory System (SMS) serta aplikasinya di dalam kelas. Mantab..!!

Tidak cukup sampai di situ, kami juga masih harus mengikuti pelatihan lainnya. Pelatihan Ilmu Pengetahuan Alam dan Bahasa Indonesia siap menyambut kami di hari-hari berikutnya. Siiiibbe…!!

Liburan yang seru bukan..?

Hari Raya Idul Adha identik dengan berqurban. Biasanya, tradisi di sekolah kami, satu bulan menjelang hari raya semua murid akan berlomba-lomba untuk mengumpulkan infaq. Infaq qurban namanya. Berapa saja, tidak ditentukan besarnya. Setiap hari mereka menyisihkan sebagian uang sakunya untuk  kemudian dikumpulkan dan dibelikan hewan qurban.

Bukan hanya itu, murid-murid juga diminta untuk mengumpulkan sumbangan yang akan diberikan kepada saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah, kepada korban Merapi, Mentawai dan Wasior. Semoga bermanfaat.. Baca entri selengkapnya »

O iya, ada sedikit cerita nih. Masih ingatkan tulisan seminar minat baca versus multimedia? Aku mau berbagi pengalaman sedikit. Ketika acara sedang berlangsung, di sela-sela acara, moderator dan pembicara mengadakan lomba menulis cerpen. Cerpen ditulis dalam 7 kata atau 140 karakter. Silakan pilih. Wah, pengalaman baru  nih. Biasanya baca cerpen yang biasa, ini disuruh buat cerpen yang terdiri dari 7 kata. Gimana ya..? Baca entri selengkapnya »

Di sela-sela kesibukan mengajar dan persiapan ujian nasional, kami diutus untuk menghadiri seminar dengan tema minat baca versus multimedia yang diadakan oleh sebuah lembaga Forum Indonesia Membaca (Indonesian Reading Forum). Acaranya diadakan di Hotel Sahid Jakarta. Baca entri selengkapnya »

Dalam rangka Musyawarah Wilayah (Muswil), Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Jakarta mengadakan beberapa mata lomba. Di antaranya lomba karya tulis guru. Alih-alih sambil mengasah keterampilan menulis dan cari pengalaman, aku mengikuti lomba ini.

Persiapanku lumayan singkat. Hampir saja tidak jadi ikut. Tapi Alhamdulillah, H min 1 tulisanku jadi juga. Aku langsung kirim via email.

Pada hari H, kami semua guru SDIT Insan Mandiri diminta hadir mengikuti acara seminar yang diadakan JSIT. Ternyata, di akhir acara diumumkan pemenang lomba-lomba. Baca entri selengkapnya »

Seorang ibu setengah baya, senantiasa bersusah payah mencari uang untuk membeli roti, ikan tuna, sandwich, coklat, juice jeruk dan berbagai makanan yang sangat lezat rasanya. Semuanya itu akan ia persembahkan kepada anak kesayangannya.

Perlahan, ibu yang penuh kasih ini menyeret tubuhnya berjalan pelan dan sangat menjaga agar rantang berisi makanan yang ia siapkan tidak tumpah dan jatuh ke jalanan. Pikirnya, biarlah aku yang terjatuh, asalkan bukan makanan dalam rantang ini.

Ketika  petang sudah datang, akhirnya dengan wajah berpeluh keringat, sang ibu tua berhasil mencapai tempat anaknya tinggal selama ini, berpagar tinggi dan bertembok besar. Ya, itulah penjara Las Vegas. Baca entri selengkapnya »

Suatu hari, murid lelaki berusia 10 tahun tengah murung di pinggir lapangan, duduk diam sambil memainkan tempat minum dihadapannya. Seorang guru bertanya, “Apa yang kamu pikirkan nak? Mengapa kamu tidak bergabung dengan kawan-kawanmu bermain bola?”  Murid tersebut yang ternyata bernama Farhan menjawab; “Aku tak pandai bermain bola, kata mereka tendanganku seperti tendangan anak perempuan dan lariku nampak ragu-ragu.” Jawabnya sambil merengut.

Keesokan hari,  di pojok aula sekolah,  seorang lagi anak lelaki duduk sambil bertelekan dagunya dan sibuk memainkan pensil dan mencoret-coret bukunya. Perlahan seorang guru menghampirinya, bertanya dan membelai rambutnya yang semakin lama semakin kusut, ” Mengapa kamu tidak masuk kelas nak ?” Ia menjawab “Aku tak bisa pelajaran matematika bagian pecahan ini, makanya aku tak bisa mengerjakan PR semalam. Tak ada seorangpun yang mengerti diriku.” Baca entri selengkapnya »

Jika kita berbicara mutu sekolah, seberapa bermutukah sekolah yang ada di negara kita? Sebagian akan menjawab cukup bermutu, kurang bermutu atau bahkan tidak bermutu. Loh…memang apa sih ukurannya ? Suatu sekolah dinyatakan bermutu apabila kinerja sekolah tersebut mencapai standar dan dapat memberikan nilai lebih.

Berikut adalah refleksi pendidikan kita di Indonesia saat ini: Baca entri selengkapnya »

Rencana liburan panjang akhir pekan ini untuk mengunjungi ‘Mbah Kakung’ di Karawang pupus sudah. Padahal sudah sebulan lebih kami sekeluarga ga ke sana. Mudah-mudahan ada kesempatan dalam waktu dekat ini. Kasihan anak-anak, dah kangen sama mbah semata wayangnya.

Tiga hari ke depan ini, kami semua guru SDIT Insan Mandiri wajib mengikuti workshop dari Kualita Pendidikan Indonesia (KPI) tentang Manajemen Mutu Sekolah. Mudah-mudahan banyak manfaat yang dapat kami petik agar kami semua dapat  selalu memperbaiki mutu pendidikan di sekolah kami. Allohu Akbar ..!!

Selain Insan Mandiri, ada juga peserta dari sekolah lain. Di antaranya SDIT Al Hikmah, SDIT Al Qolam dan SDIT Taman Ilmu. Ayo bapak ibu guru, tetap semangat ya ..!!